Wednesday, November 18, 2009

TEORI KONVEKSI

Teori Konveksi mengemukakan bahwa terjadi aliran konveksi kearah vertikal di dalam lapisan astenosfer yang agak kental. Aliran tersebut sampai ke kerak bumi yang ada di atasnya. Aliran Konveksi yang merambat ke dalam kerak bumi menyebabkan batuan kerak bumi menjadi lunak.



Salah seorang pengikut teori konveksi adalah Harry H. Hess dari Princenton University. Pada tahun 1962 dalam bukunya History of the Ocean Basin, Hess mengemukakan pendapatnya tentang aliran konveksi yang sampai ke permukaan bumi di mid oceanic ridge (punggung tengah laut). Di puncak mid oceanic ridge tersebut lava mengalir terus dari dalam kemudian tersebar ke kedua sisinya dan membeku membentuk kerak baru.

9 comments:

Obat Jerawat Herbal said...

makasih informasinya...isi blog ini sangat menarik dan kolaborasi antar ide pokok dengan gagasan tertuang dalam kekhasan tertentu. sehingga mudah di fahami.

Toko Obat Herbal said...

thanks ya

Dattebayo Rokujuu Ichi said...

thanks gan,.

Tiga EmpatPro said...

x

Naufal setyo said...

Waw setelah saya menggunkan teori ini saya merasa sehat dan kuat. Terimakasih teori konveki

Unknown said...
This comment has been removed by the author.
Yanuar Dwi.Cahyo said...
This comment has been removed by the author.
Yanuar Dwi.Cahyo said...

Wah yang benul? Teori nya sangat standar sekali

Yanuar Dwi.Cahyo said...

Wah yang benul? Teori nya sangat standar sekali

Post a Comment